Memilih Popok Untuk Ananda

Mungkin para ibu bingung, harus beli popok yang mana, apa bedanya produk a dengan produk b, dan lain lain. Popok jenis mana yang harus ada untuk si kecil tergantung dari “gaya hidup” orangtuanya.

Ada tipe orang tua yang mau bayinya senantiasa kering dan bersih, ingin mengetahui setiap kali bayinya pipis dan poop. Walaupun sangat melelahkan, tapi tipe orangtua ini rela berkali kali mengganti popok bayinya karena sangat takut bayinya mengalami ruam popok, lembab, dan lain lain. Biasanya mereka pantang mundur dengan yang namanya kena ompol. Cuek cuek aja jika kena ompol, cuek cuek aja bila sprei kena ompol, yang penting bayi cepat ganti popok. Orang tua jenis ini biasanya cocok dengan popok konvensional yang tidak dilengkapi lapisan anti tembus.

Ada orang tua yang sangat perhatian terhadap kelembaban kulit bayi dan takut terlewat perhatiannya terhadap popok basah, namun di lain pihak ‘takut’ kena ompol karena perkara najis. Orang tua ini merasa jika harus mengganti pakaian jika kena ompol sangat melelahkan. Popok anti tembus dengan lapisan serapan tipis sangat cocok untuk tipe orang tua jenis ini. Produk yang bisa digunakan antara lain celana sistem serap. Merk yang banyak beredar di pasaran Nice Kids (Celana Serap) atau Anandapers. Jika ayah bunda sudah terlebih dahulu memiliki jenis popok kain yang sering dijual (popok kaos ikat, kain tetra yang dipeniti), maka ayah bunda cukup menambahkan dengan diaper cover (anti tembus). Penggunaan popok anti tembus dengan penyerap tipis tetap harus rajin rajin mengecek dan mengganti, jika tidak kulit bayi akan gerah dan cepat lembab.

Jika ayah bunda tipe orang yang khawatir dengan penggunaan bahan jas baby (takut kulit bayi lembab), maka bahan berpori dapat menjadi solusinya.

Ada tipe orang tua yang super sibuk dan biasanya menggunakan popok sekali pakai karena mengandalkan daya tampung dan daya serapnya. Biasanya orang tua jenis ini menunggu pospak penuh dulu sebelum mengganti, dan membeli popok dengan penilaian daya serap dan daya tampung tinggi sehingga tidak harus sering ganti. Walaupun ‘gaya hidup’ ini tidak disarankan, namun terkadang kondisi pekerjaan yang menguras tenaga dan pikiran menuntut munculnya gaya hidup ini. Untuk meminimasi dampak buruk bagi kulit bayi, maka bayi ayah bunda perlu menggunakan popok yang memiliki serapan tebal namun lapisan dalamnya bukan katun biasa atau bahan bahan hidrofil (suka air) lainnya. Perlu pula popok dengan bahan lapisan dalam berupa material yang meloloskan air tetapi menolak air, misalnya bahan kulit (suede) dan fleece. Material ini memungkinkan lapisan dalam popok tetap kering walaupun sudah terkena pipis. Untuk jenis yang ini cloth diaper merk Cluebebe, Baby Land Cloth Diaper, ZigieZag, Coolababy, Minky bisa menjadi solusi.Apalagi sekarang ada cloth diaper yang cara pakainya seperti popok sekali pakai. Tidak perlu memasang insert karena sudah dijahit jadi satu pada diapernya. Sistem seperti ini terdapat pada Lovey Dovey all in one diaper.

Selain lifestyle orangtua, perlu pula memperhatikan tipe bayi, dan bagaimana tipe pengasuhannya. Ada bayi dengan kulit super sensitif, yang mudah sekai terkena ruam, ada pula yang jarang sekali ruam. Ada bayi yang langsung rewel jika popok basah. Adapula yang anteng anteng saja walaupun popoknya penuh. Popok dengan bahan tetap kering, walaupun unggul dan bisa menyamai kualitas pospak, cenderung membuat bayi tidak peka jika ia pipis karena walaupun pipis, popok tetap ‘nyaman’, ini akan memberikan kesulitan kemudian pada saat potty training. Namun ada pula yang menganggap hal tersebut tidak apa apa, masalah potty training itu ada masanya, untuk sekarang yang penting bayi tetap kering, dst.

Semuanya kembali pada keputusan orangtuanya. Jadi, …. sudah bisa memutuskan bukan akan menggunakan popok jenis apa untuk si kecil?

Semoga bermanfaat.. ^^

About Baby-Oz Corner

an online shop
This entry was posted in Artikel and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s